DEPOK24JAM, 27 Juli 2026. PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) melaporkan perkembangan penjualan proyek perumahan Valley City View di Cimahi yang dikembangkan anak usahanya, PT Lereng Lembah Madu atau LandLogic. Per 25 Juli 2026, sebanyak 10 unit telah terjual, sementara serah terima kunci unit kedua kepada konsumen terlaksana pada tanggal yang sama.
Laporan tersebut disampaikan perseroan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui surat No. 09/SK-WIRA/VII-27/2026 tertanggal 27 Juli 2026. Penyampaian dilakukan untuk memenuhi POJK No. 31/POJK.04/2015 sebagaimana diubah terakhir oleh POJK No. 45 Tahun 2024.
“Per tanggal 25 Juli 2026, terdapat 10 unit yang sudah terjual dengan nilai per unit Rp549.000.000,” ujar Direktur Utama PT Wira Global Solusi Tbk, Hendy Rusli, dalam keterbukaan informasi tersebut.
Mengacu pada data yang disampaikan perseroan, nilai penjualan 10 unit tersebut setara sekitar Rp5,49 miliar.
178 Unit Persediaan, Target Habis 2028
Adapun total persediaan yang dimiliki LandLogic tercatat sebanyak 178 unit. Dengan realisasi saat ini, unit yang telah terjual setara sekitar 5,6 persen dari total persediaan, sehingga menyisakan 168 unit.
Perseroan menyebut laju penjualan mulai naik setelah proses administrasi pemecahan sertifikat rampung.
“Setelah selesai administrasi splitzing di Desember 2025, terjadi percepatan penjualan dalam 60 hari terakhir yaitu sebanyak 3 unit per bulan,” tulis Hendy.
Perseroan menargetkan seluruh persediaan terjual pada 2028.
Pada 25 Juli 2026, perseroan juga mencatat tonggak operasional berupa penyerahan unit kepada pembeli. “Pada tanggal 25 Juli 2026 kemarin, terlaksana serah terima kunci unit rumah ke-2 kepada konsumen,” kata Hendy.
Target Margin 25 Persen
Pada kolom dampak kejadian terhadap kegiatan operasional dan kondisi keuangan, perseroan menyampaikan proyeksi profitabilitas proyek serta rencana penggunaan dana.
“Perseroan menargetkan margin keuntungan per unit terjual adalah 25 persen. Cash yang diterima akan digunakan untuk memperkuat fundamental Perseroan secara keseluruhan, termasuk membangun unit-unit ready stock di Valley City,” ujar Hendy.
Berdasarkan harga jual Rp549 juta per unit, target margin tersebut setara sekitar Rp137,25 juta per unit.
Perseroan turut menyoroti perbedaan antara nilai pasar tanah proyek dan pencatatannya dalam laporan keuangan.
“Perseroan menyampaikan bahwa nilai pasar tanah di daerah Valley City View adalah Rp4 juta per m2. Namun aset Perseroan sebanyak 178 kavling (total 13.544 m2), tidak tercermin di laporan keuangan, karena bersifat persediaan,” tulis Hendy.
Dengan asumsi tersebut, nilai pasar lahan proyek setara sekitar Rp54,18 miliar, dengan rata-rata luas kavling sekitar 76 meter persegi per unit.
Sebagai konteks, standar akuntansi mengatur persediaan properti dicatat sebesar biaya perolehan atau nilai realisasi neto, mana yang lebih rendah. Dengan skema tersebut, kenaikan nilai pasar lahan umumnya belum diakui dalam laporan laba rugi hingga unit terjual dan pendapatan diakui.
Profil Emiten
WGSH bergerak di bidang aktivitas perusahaan holding dan teknologi informasi. Perseroan menyebut dirinya beroperasi dengan identitas WGS Ventures dan memiliki lebih dari 20 portofolio di Indonesia dan Asia Tenggara yang tersebar di empat sektor, yakni teknologi, properti, makanan, dan manufaktur.
Perseroan didirikan pada 2015 untuk menyediakan produk dan layanan teknologi informasi bagi usaha kecil dan menengah, kemudian beralih ke model bisnis Venture Builder pada 2020. WGSH memperoleh pernyataan efektif dari OJK pada 26 November 2021 untuk penawaran umum perdana sebanyak 208.500.000 saham baru dengan harga penawaran Rp140 per saham, dan mencatatkan sahamnya di BEI pada 6 Desember 2021.
Induk usaha perseroan adalah PT Walden Global Services. Dalam keterbukaan informasi, perseroan juga menyebut investasi di startup daur ulang plastik BluePhoenix.id serta program pelatihan Geeksfarm.com sebagai bagian dari inisiatif lingkungan dan sosialnya.
Kantor perseroan beralamat di Holland Village Jakarta, Jalan Letjen Suprapto Kav. 60, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

