Indika Energy Raih Pinjaman Rp2,5 Triliun untuk Proyek Tambang Emas Masmindo

Indika Energy memperoleh pinjaman US$155 juta dari Bank DBS Indonesia untuk pengembangan proyek tambang emas Masmindo di Sulawesi Selatan.

DEPOK24JAM – PT Indika Energy Tbk (INDY) kembali menunjukkan keseriusannya mengurangi ketergantungan pada bisnis batu bara. Perusahaan menandatangani fasilitas pinjaman senilai US$155 juta atau sekitar Rp2,5 triliun (kurs Rp16.300 per dolar AS) yang akan digunakan sepenuhnya untuk mempercepat pengembangan proyek tambang emas di Sulawesi Selatan.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi transformasi Indika Energy menuju portofolio bisnis yang lebih beragam. Selama beberapa tahun terakhir, emiten yang sebelumnya dikenal sebagai pemain besar di sektor batu bara ini memang terus memperluas investasi ke bisnis mineral, kendaraan listrik, energi baru terbarukan, hingga teknologi.

Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perjanjian fasilitas tersebut ditandatangani pada 5 Agustus 2026.

DBS Kucurkan Pinjaman US$155 Juta

Fasilitas pembiayaan senilai US$155 juta diberikan oleh PT Bank DBS Indonesia yang bertindak sebagai pemberi pinjaman sekaligus agen pembiayaan, bank rekening, dan agen jaminan.

Selain Indika Energy sebagai peminjam, sejumlah anak usaha juga menjadi penjamin awal (initial guarantors), yaitu:

  • PT Indika Inti Corpindo
  • PT Tripatra Multi Energi
  • PT Tripatra Engineering
  • PT Tripatra Engineers And Constructors
  • Tripatra (Singapore) Pte. Ltd.

Seluruh perusahaan tersebut merupakan anak usaha yang dimiliki 100%, baik secara langsung maupun tidak langsung, oleh Indika Energy.

Dana Difokuskan untuk Tambang Emas Masmindo

Indika memastikan seluruh dana pinjaman akan digunakan secara eksklusif untuk membiayai belanja modal (capital expenditure) proyek tambang emas milik PT Masmindo Dwi Area di Sulawesi Selatan.

PT Masmindo Dwi Area merupakan anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh Indika Energy dan tengah mengembangkan salah satu proyek tambang emas terbesar yang dimiliki grup tersebut.

Keputusan ini menegaskan bahwa ekspansi sektor emas kini menjadi salah satu fokus utama perusahaan dalam membangun sumber pendapatan baru di luar batu bara.

Bagian dari Transformasi Bisnis Indika

Dalam keterbukaan informasi, manajemen menyebut transaksi tersebut dilakukan untuk mendukung transformasi bisnis perusahaan.

“Transaksi ini dilakukan untuk mendukung upaya transisi Perseroan yang lebih luas dari bisnis batubara menuju portofolio bisnis yang lebih terdiversifikasi,” ujar Adi Pramono, Sekretaris Perusahaan, PT Indika Energy Tbk.

Pernyataan tersebut mempertegas arah strategi Indika Energy yang dalam beberapa tahun terakhir terus mengembangkan bisnis nonbatu bara melalui investasi di sektor mineral, energi hijau, kendaraan listrik, dan infrastruktur.

Dijamin Anak Usaha, Bukan Transaksi Material

Sebagai bagian dari perjanjian fasilitas, anak-anak usaha Indika memberikan corporate guarantee serta menggadaikan saham sebagai jaminan kepada pemberi pinjaman.

Karena transaksi dilakukan antara induk usaha dan perusahaan terkendali yang kepemilikannya minimal 99%, transaksi tersebut dikategorikan sebagai transaksi afiliasi dan hanya wajib dilaporkan kepada OJK sesuai ketentuan yang berlaku.

Perseroan juga menegaskan bahwa fasilitas pinjaman ini bukan merupakan transaksi material, sebab nilainya tidak mencapai 20% dari total ekuitas perusahaan berdasarkan laporan keuangan auditan per 31 Desember 2025.

Fokus pada Masa Depan Pascabatu Bara

Pendanaan baru ini menunjukkan Indika Energy semakin agresif mengalihkan investasi ke sektor pertambangan logam mulia. Ketika prospek permintaan emas dinilai tetap kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global, proyek Masmindo berpotensi menjadi salah satu sumber pertumbuhan baru bagi perusahaan.

Langkah tersebut juga menjadi sinyal bahwa Indika Energy terus menjalankan strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan terhadap siklus bisnis batu bara dan membangun portofolio usaha yang lebih seimbang melalui investasi di sektor mineral bernilai tambah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *