Kondisi Semrawut, Jalan Raya GDC Tanggung Jawab Siapa?

98

DEPOK- Jalan Raya Boulevard atau biasa disebut Jalan Grand Depok City (GDC) telah memakan korban hingga meninggal dunia akibat jalan berlobang pada Minggu, 8 Desember 2019. Korban yakni Anggraito Andarbeni (32) dikenal sebagai guru ngaji.

Seperti dilaporkan Kumparan, korban yang akrab disapa Ustad Beben ini diketahui menghindari jalan berlobang di Jalan GDC. Nahas, ia terpental dan jatuh hingga menyebabkan luka di kepala.

Beben sempat ditolong oleh pengendara motor dan dibawa ke rumah sakit Hermina. Namun, nyawanya tak tertolong dan menghembuskan nafas terakhir.

Baca Juga: Bus dan Pikap Kecelakaan di Bojongsari, 2 Orang Meninggal Dunia

Lokasi kejadian kecelakaan Beben tepatnya di kawasan jembatan GDC. Pihak keluarga menyebut Beben alami kecelakaan tunggal saat hendak pergi ke kampus. Almarhum meninggalkan seorang istri dan anak balita.

Seperti diketahui, kecelakaan di Jalan GDC bukan kali pertama. Kondisi jalan yang rusak, berlobang dan penuh kerikil menyebabkan banyak pengendara terjatuh. Padahal, kondisi jalan rusak ini sudah cukup lama.

Jalan GDC Tanggung Sawab Siapa?

Meninggalnya Beben akibat kecelakaan tersebut langsung direspons oleh Hardiono, Sekretaris Kota Depok. Kemarin, dia menemui pihak keluarga korban dan berjanji akan menambal jalan berlubang di sekitar lokasi tersebut.

Seperti dilaporkan Kompas, Pemkot Depok akan menganggarkan dana Rp40 miliar untuk perbaikan Jalan GDC. Rencananya perbaikan jalan tersebut mulai dieksekusi pada tahun 2020 mendatang.

Baca Juga: Pelaku Tabrak Lari yang Menyeret Sepeda Motor di Kelapa Dua Masih Misteri

Saat ini, wewenang Pemkot Depok atas Jalan GDC yakni sekitar 2,7 kilometer yang telah diserahkan oleh pengembang kepada pemerintah. Perbaikan Jalan GDC tersebut yang menjadi wewenang Pemkot yakni dari kawasan Pasar Pucung hingga ke Kantor Dinas Pemadam Kebakaran.

“Kalau perbaikan yang milik pemkot kami anggarkan Rp40 miliar, ini buat satu jalur. Karena ada dua jalur, sehingga kami anggarkan untuk satu jalurnya Rp 20 miliar,” kata Supian Suri yang saat itu menjadi Plt Kadis PUPR Depok seperti dikutip dari Kompas.

Politikus PKS Semprot Pemkot Depok

Meninggalnya Beben akibat kecelakaan di Jalan GDC juga direspons oleh politikus sekaligus anggota DPRD Kota Depok fraksi PKS yakni Qurtifa Wijaya. Dia menyayangkan kejadian tersebut terjadi dan sudah lama seolah dibiarkan oleh pihak GDC yang bertanggung jawab atas pemeliharaan jalan.

Baca Juga: Mau Bisnis Menjanjikan di Car Free Day GDC? Coba 5 Usaha Ini Deh

Qurtifa seperti dilaporkan Merdeka, menilai Jalan GDC sangat semrawut dan membahayakan pengguna jalan terutama para pengguna sepeda motor.

Padahal, kata dia, Jalan GDC termasuk salah satu kawasan perumahan elit di Kota Depok. Oleh karena itu, ia berharap kejadian tak terulang kembali dan dijadikan pelajaran buat semua pihak.

“Pemkot Depok hendaknya tidak tinggal diam. Pemkot perlu segera memanggil dan memberikan teguran keras kepada pihak Pengembang GDC karena telah lalai menunaikan kewajibannya,” ujar Qurtifa seperti dikutip dari Merdeka. (*)

Sumber Gambar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

depok24jam