DEPOK24JAM, 27 Juli 2026. SUNI menang tender Pertamina EP untuk pengadaan wellhead dan Xmas tree di Pertamina Regional 1. Emiten penunjang industri minyak dan gas bumi PT Sunindo Pratama Tbk itu membukukan nilai kontrak Rp43,73 miliar dengan masa pengerjaan lebih dari satu setengah tahun.
Penetapan itu disampaikan perseroan melalui keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) lewat surat No. 376/LTR00-COP/SP/VII/26 tertanggal 26 Juli 2026. Penyampaian dilakukan untuk memenuhi Pasal 6 POJK No. 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas Informasi atau Fakta Material serta Pasal 52 POJK No. 45 Tahun 2024.
“Pada hari Jumat tanggal 24 Juli 2026, PT Sunindo Pratama Tbk ditetapkan sebagai Pemenang Tender oleh PT Pertamina EP,” ujar Direktur PT Sunindo Pratama Tbk, Freddy Soejandy, dalam keterbukaan informasi tersebut.
Rincian Kontrak
Penetapan tersebut tertuang dalam surat Penunjukan Pemenang Tender No. 930/PHR70510/2026-S0 atas tender bernomor GX10061344A71A untuk Pengadaan Wellhead dan Xmass Tree di Pertamina Regional 1.
Nilai kontrak yang dibukukan perseroan sebesar Rp43.737.810.000 dengan jangka waktu 1 tahun, 4 bulan, dan 50 hari kalender. Dengan demikian, kontrak ini akan berkontribusi terhadap kinerja perseroan hingga akhir 2027.
Wellhead dan Xmas tree merupakan perangkat kepala sumur yang berfungsi mengendalikan aliran dan tekanan produksi minyak dan gas di permukaan. Keduanya termasuk lini produk inti SUNI selain OCTG tubing dan casing, drill bit, serta completion equipment.
Dampak ke Kinerja
Manajemen menilai perolehan kontrak ini akan menopang kinerja operasional dan keuangan perseroan dalam dua tahun buku ke depan.
“Keberhasilan Perseroan memenangkan tender diharapkan memberikan dampak positif terhadap kegiatan operasional Perseroan melalui penambahan proyek yang dikerjakan, serta berpotensi meningkatkan pendapatan dan profitabilitas Perseroan selama 2026-2027,” kata Freddy.
Ia menambahkan capaian tersebut juga menjadi modal perseroan untuk mengejar kontrak lanjutan. “Keberhasilan tersebut diharapkan memperkuat posisi Perseroan dalam memperoleh peluang proyek-proyek berikutnya,” tulisnya.
Pada bagian keterangan lain dalam dokumen keterbukaan informasi, perseroan menyatakan tidak ada informasi tambahan yang perlu disampaikan.
Profil Emiten
SUNI resmi tercatat di BEI pada awal 2023 dengan menawarkan 600 juta saham atau setara 24 persen dari modal ditempatkan dan disetor setelah penawaran umum perdana. Perseroan didirikan pada Oktober 2002 dan bergerak di bidang aktivitas penunjang industri migas, terutama industri pipa seamless.
Lini usaha perseroan mencakup pasokan OCTG seamless dan ERW, drill pipe, line pipe, drill bit, wellhead dan Christmas tree, packer, hingga bahan kimia dan katup untuk lapangan migas, ditambah jasa perawatan wellhead dan Christmas tree di lokasi sumur.
Rekam jejak SUNI dengan Pertamina Group bukan hal baru. Pada 2021, perseroan tercatat sebagai pemegang Sertifikat Lulus Kualifikasi SMHSE Kontraktor Risiko Menengah dan Tinggi yang diterbitkan Pertamina EP.
Kantor pusat perseroan berada di Jalan Prof. Dr. Soepomo SH No. 48, Tebet, Jakarta Selatan.

