DEPOK24JAM – Rumah Sakit Azra Bogor memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada 100 driver ojek online (ojol) dan driver ambulans di Kota Bogor melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Perlindungan yang diberikan mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Para penerima manfaat merupakan peserta Bukan Penerima Upah (BPU) BPJS Ketenagakerjaan.
Program tersebut digelar di RS Azra Bogor sebagai bentuk kepedulian terhadap pekerja yang setiap hari memiliki aktivitas dan risiko tinggi di jalan raya.
Melalui program ini, RS Azra berharap para driver dapat bekerja dengan lebih tenang karena memiliki perlindungan sosial ketenagakerjaan apabila menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun kematian.
Dihadiri BPJS Ketenagakerjaan bbhingga Kepolisian
Kegiatan CSR RS Azra Bogor turut dihadiri sejumlah pihak, di antaranya Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kota Bogor Bayu Marwanto, Kepala Cabang Jasa Raharja Bogor Ni Lum Made Ernayani, serta jajaran Satlantas Polresta Bogor Kota.
Direktur RS Azra Bogor dr. Irma Rismayanty mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat, khususnya mereka yang berperan dalam menjaga mobilitas dan pelayanan kesehatan di Kota Bogor.
Driver Ojol dan Ambulans Dapat Perlindungan JKK dan JKM
Program BPJS Ketenagakerjaan bagi peserta BPU memberikan dua bentuk perlindungan utama.
Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) memberikan perlindungan terhadap risiko kecelakaan yang terjadi saat bekerja, termasuk dalam perjalanan berangkat dan pulang kerja.
Sementara itu, Jaminan Kematian (JKM) memberikan santunan kepada ahli waris apabila peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja.
Perlindungan tersebut diharapkan menjadi jaring pengaman sosial bagi driver ojol dan ambulans yang termasuk dalam kelompok pekerja informal.
Dibekali Pelatihan Bantuan Hidup Dasar
Tak hanya memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, RS Azra Bogor juga membekali para driver dengan pelatihan Basic Life Support (BLS) atau bantuan hidup dasar.
Pelatihan yang disampaikan dr. Marvelino dari RS Azra tersebut mencakup penanganan awal terhadap korban yang membutuhkan pertolongan segera.
Keterampilan ini dinilai penting karena driver yang berada di jalan raya dapat menjadi salah satu pihak pertama yang menemukan korban kecelakaan atau kondisi darurat.
Melalui pelatihan tersebut, para driver diharapkan mampu memberikan pertolongan awal yang tepat sebelum bantuan medis profesional tiba.
Sinergi untuk Keselamatan Pekerja di Kota Bogor
Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara RS Azra, BPJS Ketenagakerjaan, Jasa Raharja, dan kepolisian dalam memberikan perlindungan kepada pekerja informal sekaligus meningkatkan kesadaran keselamatan di jalan raya.
RS Azra berharap program serupa dapat terus dilakukan dan mendorong lebih banyak pihak untuk ikut berkontribusi terhadap kesejahteraan pekerja informal di Kota Bogor.

