Mahasiswa UNM Ciptakan Chatbot AI untuk Edukasi Keamanan Digital dan Cegah Phishing

DEPOK24JAM– Universitas Nusa Mandiri (UNM) terus menunjukkan tren positif dalam budaya riset dan inovasi mahasiswa. Melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2026, mahasiswa menghadirkan solusi berbasis teknologi untuk menjawab tantangan masyarakat, termasuk ancaman kejahatan siber yang semakin marak di era digital.

Salah satu inovasi yang menjadi perhatian adalah proposal berjudul Garuda Cyber Shield: Pengembangan Chatbot Edukasi Phishing Berbasis Large Language Model untuk Meningkatkan Literasi Keamanan Digital Masyarakat. Proposal ini digagas oleh tiga mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, yakni Fadila Hairinnisa, Alya Mukhbita Ariyawan, dan Satria Shobbah Falah, dengan didampingi dosen Titin Kristiana.

Respons Terhadap Meningkatnya Kasus Phishing

Inovasi chatbot ini hadir sebagai respons terhadap meningkatnya kasus phishing atau penipuan digital yang kerap menyasar masyarakat. Penipuan tersebut dilakukan melalui berbagai saluran, mulai dari pesan singkat, email, media sosial, hingga situs web palsu.

Pengguna dapat berinteraksi langsung dengan chatbot untuk mempelajari ciri-ciri penipuan dan cara mengidentifikasinya. Pendekatan interaktif ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan pengguna internet terhadap ancaman kejahatan siber.

Literasi Keamanan Digital sebagai Kunci Pencegahan

Menurut Titin Kristiana, dosen pendamping, minimnya literasi keamanan digital menjadi salah satu faktor utama yang membuat banyak pengguna internet masih rentan menjadi korban kejahatan siber. Edukasi yang tepat sasaran diharapkan dapat mengurangi angka korban phishing di masyarakat.

Dengan memanfaatkan teknologi Large Language Model, chatbot Garuda Cyber Shield diharapkan dapat memberikan penjelasan yang mudah dipahami dan responsif terhadap pertanyaan pengguna tentang keamanan digital dan cara menghindari penipuan online.

Sumber:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *