Selasa, 3 November 2026 Berita Depok 24 jam, dari warga untuk warga Instagram @depok24jam
Berita

Dulu Hidup di Jalanan, Anak Punk di Gunungkidul Kini Sukses Jadi Petani Pemasok Dapur MBG

Dulu Hidup di Jalanan, Anak Punk di Gunungkidul Kini Sukses Jadi Petani Pemasok Dapur MBG

DEPOK– Sekelompok anak punk di Gunungkidul, DIY membuka mata banyak pihak. Banyak orang melihat anak punk hanya sebelah mata dan menstigmakan dengan kehidupan jalanan tanpa arah.

Namun ternyata sekelompok anak punk di Gunungkidul justru menemukan jalan pulang, ke tanah, ke sawah, dan ke masa depan.

BACA JUGA: Selama PJJ, Distribusi MBG di Depok Dihentikan Sementara

Mereka adalah komunitas Petani Punk. Didirikan oleh Pratisna Sibag pada 2018, gerakan ini lahir dari kegelisahan sederhana, sawah yang makin sepi dari anak muda. Bagi Sibag, itu bukan sekadar pemandangan biasa, tapi tanda bahaya.

“Waktu itu kita seperti setengah teler,” kata Sibag seperti dikutip dari akun @petanipunk_gk, Jumat (17/4/2026).

Saat itu mereka sempat mentertawakan petani-petani tua di lahan. Namun mereka menyadari bahwa suatu saat bisa jadi mereka yang berada di lahan tersebut.

BACA JUGA: Warga Depok Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Debunya Sangat Tebal

“Kita mentertawakan petani-petani tua di lahan. Tapi pas pulang, kita sadar, 10 sampai 20 tahun lagi, mungkin sudah tidak ada petani,” ceritanya.

Kesadaran itu menjadi titik balik. Dari yang sebelumnya akrab dengan jalanan dan debu knalpot, puluhan anak punk mulai belajar mencangkul, menyemprot, hingga memupuk tanaman.

Awalnya hanya sekitar 40 anak jalanan yang bergabung. Kini, gerakan itu telah berkembang, mendampingi lebih dari 120 pemuda di Padukuhan Kalangan.

#anak punk#MBG

Tulis komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *